STIT AT-TAQWA CIPARAY BANDUNG

Senin, 07 November 2011

FILSAFAT

1) Filsafat:
Ilmu yang mengkaji objek melalui objek tersebut. Filsafat ingin tahu lebih mendalam suatu objek tersebut dan dimana filsafat yang menganaliskan suatu masalah tidak hanya dengan Al-Qur’an namun memakai penalaran yang lebih menggunakan rasional untuk memecahkan suatu masalah tersebut.

2) - Ontologi:
Pemikiran-pemikiran yang membicarakan suatu permasalahan dengan asas-asas rasional dari sesuatu yang ada.
- Komsologi:
Suatu pemikiran yang membicarakan suatu permasalahan dengan menggunakan asas-asas rasional dari sesuatu yang ada tetapi teratur.

3) - Analisis:
Suatu perkataan yang disesuaikan secara analisa atau bisa disebut juga suatu perincian dimana di dalamnya bagian-bagiannya, kita dapat melakukannya. Suatu penelitian atau pemeriksaan atas makna yang dikandungnya.
Contoh: “Lemari itu nyata” bila digunakan dalam hubungannya dengan sebuah lemari mempunyai makna yang sama dengan perkataan “Nyata” bila digunakan terhadap impian.
- Sintesis:
Suatu kumpulan pengetahuan yang didapatkan atau dapat diperoleh untuk menyusun suatu pandangan pada dunia.
Contoh: Ilmu tauhid adalah kumpulan pendapat atau teori-teori untuk menentukan Islam yang sesungguhnya.
- Dialektika:
suatu dialog antara dua orang atau lebih untuk memecahkan suatu masalah agar membuahkan suatu jawaban yang diinginkan.
Contoh: Ahli ulama dan ahli filsafat berdialog untuk meyakini dengan benar, dengan adanya Tuhan, ahli ulama menguatkan pikirannya dengan dasar al-Qur’an dan hadits sedangkan ahli filsafat lebih menggunakan rasio dan akal nalarnya.


4) - Rasio:
Suatu pemikiran seseorang yang mengandalkan insting untuk menjawab suatu kebenaran.
Contoh: Keyakinan adanya Tuhan kita tidak dapat mengambil dari al-Qur’an saja tapi melalui fikiran (idelisme).
- Pengalaman:
Suatu ilmu atau pemikiran yang didapatkan dari kehidupan sehari-hari atau hal yang baru. Bagi kita yang didapatkan dari pengalaman dan kita menyimpan di otak kita.
Contoh: Menyentuh bara api; kita tidak akan menyentuh bara api itu kalau kita tahu kalau itu panas.
- Intuisi:
suatu pemikiran analogi untuk mengetahui suatu benda yang mana benda itu diketahui oleh orang terakhir sebelum kita, tapi bukan suatu benda itu sendiri dalam keadaan nyata.
Contoh: perputaran bumi pada porosnya kita tidak tahu dengan sebenar-benarnya kalau bumi berputar, tapi orang-orang sebelum kita mengatakan bahwa bumi itu berputar.

5) Deskriptive ethic Suatu argumen atau gambaran untuk kesusilaan yang diterima, tanggapi dan digunakan
Normative ethic  Bersangkutan dengan penyaingan suatu ukuran kesusilaan yang kekal.
Meta ethic Pemikiran-pemikiran atau study analitis atau penelitian terhadap suatu kedisiplinan etika dan penelitian tersebut khusus menyelidiki dan menetapkan arti atau makna istilah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar