Betapa sangat mulianya pesan ayat yang senantiasa dibaca oleh sang khatib pada setiap khutbahnya pada hari jum’at “Wa laa tamuutunna illa wa antum muslimuun” -jangan sekali-kali kalian wafat melainkan sebagai seorang muslim-.
Dengan adanya pesan ini maka minimal seminggu sekali kita diingatkan betapa pentingnya berupaya menggapai husnul khatimah. Oleh karenanya, menjadi sangat penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda husnul khatimah.
Makna Husnul Khatimah
Istilah ini berasal dari dua kata “husnu” yang berarti baik, dan “khatimah” yang bermakna akhir atau penutup. Husnul Khatimah adalah akhir yang baik; akhir seseorang menikmati kesempatan hidup di muka bumi dengan terjauhkan dari segala hal yang dimurkai Allah Swt. Jadi mereka yang menikmati khusnul khatimah adalah yang menikmati tutup usianya dalam keridha’an Allah Swt. dengan meninggal dalam kondisi yang baik.
Tanda Khusnul khatimah
Secara garis besar ada dua tipe tanda husnul khatimah; tanda yang hanya diketahui oleh yang mengalaminya dan tanda yang bisa dilihat oleh orang lain. Yang hanya diketahui oleh pelakunya semisal datangnya para malaikat dengan membawa kabar gembira kepadanya, seperti yang digambarkan dalam firman Allah Swt. : “Sesungguhnya orang-orang yang berkata: “Rabb kami adalah Allah”, kemudian mereka beristiqomah (dengan perkataan tersebut; hingga wafatnya mereka), maka para malaikat turun kepada mereka (ketika sakratul maut, sembari berkata):“Janganlah kamu bersedih dan bergembiralah kamu dengan
(memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. (QS. Fussilat [41]: 30 )
Makna Husnul Khatimah
Istilah ini berasal dari dua kata “husnu” yang berarti baik, dan “khatimah” yang bermakna akhir atau penutup. Husnul Khatimah adalah akhir yang baik; akhir seseorang menikmati kesempatan hidup di muka bumi dengan terjauhkan dari segala hal yang dimurkai Allah Swt. Jadi mereka yang menikmati khusnul khatimah adalah yang menikmati tutup usianya dalam keridha’an Allah Swt. dengan meninggal dalam kondisi yang baik.
Tanda Khusnul khatimah
Secara garis besar ada dua tipe tanda husnul khatimah; tanda yang hanya diketahui oleh yang mengalaminya dan tanda yang bisa dilihat oleh orang lain. Yang hanya diketahui oleh pelakunya semisal datangnya para malaikat dengan membawa kabar gembira kepadanya, seperti yang digambarkan dalam firman Allah Swt. : “Sesungguhnya orang-orang yang berkata: “Rabb kami adalah Allah”, kemudian mereka beristiqomah (dengan perkataan tersebut; hingga wafatnya mereka), maka para malaikat turun kepada mereka (ketika sakratul maut, sembari berkata):“Janganlah kamu bersedih dan bergembiralah kamu dengan
(memperoleh) syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. (QS. Fussilat [41]: 30 )














