STIT AT-TAQWA CIPARAY BANDUNG

Kamis, 05 Januari 2012

Tahapan Perkembangan Perilaku Konatif-Freud

Perilaku konatif merupakan perilaku yang berhubungan dengan motivasi atau faktor penggerak perilaku seseorang yang bersumber dari kebutuhan-kebutuhannya. Freud (Di Vesta & Thompson dalam Abin Syamsuddin,2003) mengemukakan tentang tahapan-tahapan perkembangan perilaku yang berhubungan obyek pemuasan psychosexual, sebagaimana tampak dalam tabel berikut ini :
Daerah Sensitif Cara Pemuasan Sasaran Pemuasan
A. MASA BAYI DAN KANAK-KANAK (INFANCY PERIOD)
Pre Genital Period Infantile Sexuality
Oral Stage
Mulut dan benda
Early Oral Menghisap ibu jari Mulut sendiri, memilih dan memasukkanbenda kemulut
Memilih benda dan digigitnya secara sadis
Late Oral Menggigit, merusak dengan mulut
Anal Stage
Dubur dan benda
Early Anal Memeriksa dan memainkan duburnya Memilih benda dan menyentuhnya/memasukkan ke dubur
Late Anal Memainkan dan memperhatikan duburnya
Early GenitalPeriod (phalic stage) Menyentuh, memegang, melihat, menunjukkan alat kelaminnya Ditujukan kepada orang tuanya (oediphus atau electra phantaties)
B. MASA ANAK SEKOLAH (LATENCY PERIOD)
No New Zone
(tidak ada daerah sensitif baru)
Represi
Reaksi formasi
Sublimasi dan kecen- derungan kasih sayang
Berkembangnya perasaan–perasaan sosial
C. MASA REMAJA (ADOLESENCE PERIOD)
Late Genital Period

Hidup kembali daerah sensitif waktu masa kanak-kanak Mengurangi cara-cara waktu masa kanak-kanak Menyenangi diri sendiri (narcisism) atau objek oediphus-nya
Objek pemuasannya mungkin diri sendiri/sejenis (homosexual) atau lain jenis(heterosexual)
Akhirnya,siap berfungsinya alat kelamin Munculnya cara orang dewasa memperoleh pemuasan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar