STIT AT-TAQWA CIPARAY BANDUNG

Rabu, 13 November 2013

Kecerdasan Majemuk

8 kecerdasan majemukPengertian mengenai kecerdasan sebagaimana pandangan Spearman telah membuat kita meyakini hanya satu cara agar anak menjadi cerdas. Pengertian kecerdasan menurut Spearman adalah kemampuan kognitif general yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Karena itu, banyak orang tua bertanya “seberapa cerdas anak saya” dan mencari jawaban dari hasil ujian yang dinyatakan dengan angka.
Padahal kenyataannya, setiap anak bisa menjadi cerdas dengan jalannya masing-masing. Kenyataan tersebut yang kemudian diteorikan menjadi kecerdasan majemuk oleh Howard Gardner. Satu dari 6 prinsip kecerdasan majemuk menyatakan bahwa ada banyak jalan agar anak menjadi cerdas. Sebagaimana jalan menuju Roma, ada banyak jalan menjadi cerdas. Dari banyak jalan, ada delapan kecerdasan majemuk yang dapat ditempuh oleh seorang anak. Apa saja?
Kecerdasan Imaji
Kecerdasan imaji adalah kemampuan memahami, mengelola dan menciptakan imaji dari suatu obyek dan ruang. Anak dengan kecerdasan imaji akan lebih peka pada warna atau bentuk dari sebuah obyek.
Kecerdasan Aksara
Kecerdasan Aksara adalah kecerdasan mengelola bahasa, baik lisan maupun tertulis. Anak dengan kecerdasan aksara berpikir dengan kata-kata, di dalamnya mencakup kepandaian dalam berbahasa untuk berbicara, menulis, membaca, menghubungkan, dan menafsirkan.
Kecerdasan Diri
Kecerdasan diri adalah kemampuan dalam memahami dan mengelola diri. Anak dengan kecerdasan diri peka terhadap emosi, ide, harapan dan motivasi yang dirasakannya.
Kecerdasan Relasi
Kecerdasan relasi adalah kemampuan memahami orang lain untuk membangun relasi sosial. Anak dengan kecerdasan relasi memiliki kepekaan terhadap keadaan, suasana hati, harapan dan sikap orang lain, serta jeli terhadap perubahan sikap orang lain.

Kecerdasan Musik
Kecerdasan musik adalah kemampuan dalam memahami dan mengelola nada dan irama untuk mengekspresikan sebuah ide atau emosi. Anak dengan kecerdasan musik memiliki kepekaan dalam mengetahui dan membedakan suara yang berirama dengan yang acak.
Kecerdasan Alam
Kecerdasan alam adalah kemampuan memahami alam untuk menjaga keseimbangan. Anak dengan kecerdasan alam memiliki keterkaitan yang kuat dengan alam semesta. Ia lebih peka terhadap berbagai gejala alam, tumbuhan maupun hewan.
Kecerdasan Tubuh
Kercerdasan tubuh adalah kemampuan dalam memahami dan mengelola tubuh untuk berkarya atau mengekspresikan emosi. Kecerdasan tubuh berkaitan dengan kepekaan menyadari perubahan posisi, tekanan, dan keseimbangan tubuh.
Kecerdasan Logika
Kecerdasan logika adalah kemampuan dalam memahami dan mengelola hubungan logis antara dua kejadian atau simbol. Anak dengan kecerdasan logika berpikir dengan penalaran, yaitu mencari hubungan sebuah informasi dengan informasi lainnya, misalnya hubungan sebab dan akibat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar