STIT AT-TAQWA CIPARAY BANDUNG

Rabu, 02 November 2011

Bahaya-Bahaya Bid’ah

Bid'ahSia-sia amalnya.
Dari A`isyah ra. bahwa Nabi saw bersabda :
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ اَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ  =رواه مسلم=
Barangsiapa yang melakukan satu `amal yang tidak ada perintahnya dari kami, maka itu pasti tertolak. =Muslim=
قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا (103) الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا (104) أُولَئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآَيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا (105) ذَلِكَ جَزَاؤُهُمْ جَهَنَّمُ بِمَا كَفَرُوا وَاتَّخَذُوا آَيَاتِي وَرُسُلِي هُزُوًا (106)
Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?”  Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, Maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak Mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. Demikianlah Balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.  =Qs. Al-Kahfi 18: 103-106=

Rasulullah saw bersabda dari Shafiyah. r.’anha.
مَنْ اَتَى عَرَّفًا فَسَاَلَهُ عَنْ شَيْئٍ فَصَدَّقَهُ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ اَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً  =رواه مسلم و ابو داود=
“Barangsiapa datang kepada orang pinter, maka ia bertanya tentang sesuatu, lalu ia membenarkannya (yang dikatakan orang pinter itu) tidak diterima sholatnya  selama 40 malam“. =HR. Muslim dan Ahmad=
Menetang Allah dan peluang merubah syariat.
Firman Allah swt :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (1)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. =Qs. Al Hujurat 49: 1=
Pelecehan terhadap syari’at.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
… pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu… =Qs. Al Maaidah 5: 3=
Membuat perpecahan.
وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (153)
Dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya, yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa. =Qs. Al An`aam 6: 153=
Tersembunyinya kebenaran.
Bid`ah lebih besar dosanya dari pada dosa besar. Sufyan Tsauri berkata : “Iblis lebih menyukai bid’ah dari pada ma’siat, karena seseorang bisa kembali (kepada kebenaran) dari ma’siat, sedang bid’ah tidak bisa”.
Masuk Neraka.
Dari Abi Najih Al-Irbadl bin Sariyah ra, bahwa Rasul saw bersabda :
وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ  =رواه ابو داود=
… Jauhi kamulah dari urusan yang mengada-ada, karena setiap yang baru itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat. =HR. Abu Daud=

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar