STIT AT-TAQWA CIPARAY BANDUNG

Rabu, 07 Maret 2012

DEFINISI ILMU KALAM

Untuk mengetahui persoalan-persoalan Ilmu Kalam perlu di ketahui terlebih dahulu definisi-definisi yang sudah di buat di antaranya:

Ilmu Kalam sebagai mana di kemukakan oleh Muhamad Abduh, ialah ilmu yang membicarakan tentang wujud Tuhan (Allah, sifat-sifat yang wajib / mesti ada padanya, sifat-sifat yang mustahil/tidak mingkin ada padanya), dan juga ilmu yang membicarakan tentang Rosul-rosul Tuhan (Allah) yang telah di tetepkan-Nya serta mengetahui sifat-sifat yang mesti ada padanya, dan sifat-sifat yang tidak mungkin ada padanya.

Rasyid ridha mengemukakan definisi Ilmu Kalam yang sifatnya lebih umum. Ilmu kalam adalah Ilmu yang membicarakan bagai mana menetapkan kepercayaan-kepercayaan keagamaan (agama Islam)dengan bukti-bukti yang yakin

Sedangkan Ibn khaldun lebih menekankan kepada kegunaannya di dalam mempertahankan kemurnian keyakinan agama. Ilmu Kalam adalah Ilmu yang berisi alas an-alasan mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman dengan menggunakan dalil-dalil pikiran yang berisi bantahan terhadap orang-orang yang menyeleweng dari kepercayaan-kepercayaan aliran golongan salaf dan ahli sunnah.

Al-Farabi mendefinisikan Ilmu Kalam sebagai berikut: Ilmu kalam adalah disiplin Ilmu yang membahas Dzat dan sifat Allah beserta eksistensi semua yang mungkin, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masanlah yang berlandaskan doktrin Islam.Stressing akhirnya adalah memproduksi Ilmu ketuhanan secara filosofis.

Menurut Hussaen Afandi Al-Jafy, bahwa ilmu kalam adalah ilmu yang membahas hal-hal yang menetapkan aqidah agama dengan dalil-dalil yang menyakinkan”.

Selain dari definisi-definisi di atas, masih ada beberapa definisi lainnya, tetapi kesemuannya berkisar pada pembicaraan tentang kepercayaan,yaitu: kepercayaan tentang Tuhan dan sifat-sifatnya, tentang rosul-rosul dan sifat-sifatnya, serta kebenaran kerosulnnya, demikian pula tentang kabar yang dibawa Rosul itu sekitar alam gaib, seperti mengenai akhirat dan sebagainya.

Jika melihat dari literatur pengertian dari kalam itu sendiri, bahwa arti kalam menunjukkan suatu ilmu yang berdiri sendiri. Al-Kalam dalam arti semula itu merupakan sebuah arti kata-kata yang tersusun, yang didalamnya itu menunjukkan suatu maksud. Lalu berkembang menjadi suatu yang digunakan untuk menunjukkan salah satu sifat Tuhan yaitu Sifat Berbicara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar