Pancasila
tidak akan memiliki makna tanpa pengamalan. Pancasila bukan sekedar
simbol persatuan dan kebanggaan bangsa. Tetapi, Pancasila adalah acuan
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, kita
wajib mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Tingkah laku sehari-hari kita harus mencerminkan nilai-nilai luhur
Pancasila. Untuk mengamalkan Pancasila kita tidak harus menjadi aparat
negara. Kita juga tidak harus menjadi tentara dan mengangkat senjata.
Kita dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga,
sekolah, dan masyarakat. Kita dapat memulai dari hal-hal kecil dalam
keluarga. Misalnya melakukan musyawarah keluarga. Setiap keluarga pasti
mempunyai masalah. Nah, masalah dalam keluarga akan terselesaikan dengan
baik melalui musyawarah. Kalian dapat belajar menyatukan pendapat dan
menghargai perbedaan dalam keluarga. Biasakanlah melakukannya dalam
keluarga.
Dalam lingkungan sekolah pun kita harus membiasakan bermusyawarah. Hal
ini penting karena teman-teman kita berbeda-beda. Pelbagai perbedaan
akan lebih mudah disatukan bermusyawarah. Permasalahan yang berat pun
akan terasa ringan. Keputusan yang diambil pun menjadi keputusan
bersama. Hal itu akan mempererat semangat kebersamaan di sekolah. Tanpa
musyawarah, perbedaan bukannya saling melengkapi. Tetapi, justru akan
saling bertentangan. Oleh karena itu, kita harus terbiasa bermusyawarah
di sekolah. Kerukunan hidup di lingkungan sekolah akan terjaga. Dengan
demikian, kalian tidak akan kesulitan menghadapi dalam lingkungan yang
lebih luas. Berawal dari keluarga kemudian meningkat dalam sekolah,
masyarakat, bangsa, dan negara.















