Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:“Tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa.” (Qs. Almaa’idah: 2)
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Qs. Al-‘Ashr: 1-3)
Dari Abu Abdirrahman Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu, ia berkata Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mempersiapkan diri untuk berperang dijalan Allah, maka ia akan berperang. Dan barangsiapa yang menggantikannya dalam keluarganya karena perang, maka ia telah perang.” (HR. Bukhari no.2843 dan Muslim no. 1895)Dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu’anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam mengutus pasukan tentara ke Bani Lihyan dari Kabilah Hudzail, beliau bersabda, “Hendaknya tiap dua orang dalam satu keluarga, yang satu keluar yang satu menjaga keluarganya, niscaya pahalanya dibagi antar keduanya.” (HR. Muslim no. 1896)
Penjelasan:
Sabda Rasulullah
Shallallahu’alaihi wa sallam “Barangsiapa
yang mempersiapkan diri untuk berperang dijalan Allah, maka ia akan berperang. Dan
barangsiapa yang menggantikannya dalam keluarganya karena perang, maka ia telah
perang.” Ini adalah bentuk tolong menolong dalam kebaikan dan takwa. Ketika
seseorang mempersiapkan diri untuk berperang yaitu mempersiapkan kendaraannnya,
peralatannya dan senjatanya, maka ia telah berperang, yakni dituliskan baginya
pahala berperang, karena ia telah mempersiapkan kebaikan. Demikian juga orang
yang menggantikan sesuatu yang baik bagi keluarganya, berarti ia sudah
berperang, karena jika seseorang ingin berperang, tetapi dia mendapatkan
masalah dalam hal pemenuhan kebutuhan bagi keluarganya, kemudian dia mengutus
salah seorang Muslim dan berkata “Saya akan menggantikan anda dalam keluargamu
dengan kebaikan.” Maka orang yang menanggung keluarganya ini pahalanya seperti
orang yang berperang karena membantunya.

















